Yang Harus Dipertimbangkan Dan Dipersiapkan Sebelum Anak Kuliah Ke Luar Negeri

Ada banyak alasan dan manfaat yang bisa didapatkan anak jika ia menempuh pendidikan di luar negeri. Tidak hanya sekedar mendapatkan pendidikan di tempat yang lebih baik, berjuang untuk menyelesaikan studi di luar negeri pun bisa meningkatkan kemampuan sosial dan kemandiriannya ketika harus bertahan hidup di negeri orang lain dan jauh dari keluarga terdekat. Tapi bukan berarti langsung mengiyakan jika ada kesempatan untuk melanjutkan studi ke luar negeri, ada beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan sebelum Anda mengirim buah hati kesayangan untuk kuliah di negara luar. Oleh karena itu 2U Experience hadir menyediakan program study tour ke Australia, Singapura, Inggris sebagai bahan pertimbangan sebelum berangkat kuliah ke luar negeri. Berikut adalah beberapa bahan pertimbangan yang tidak boleh luput dari perhatian Anda.

 

Persiapannya bisa dimulai seawal mungkin

Tidak mudah untuk menemukan universitas dan program studi yang cocok untuk anak karena ada banyak hal yang mesti dipertimbangkan. Beda halnya jika ternyata anak Anda mendapatkan beasiswa dari universitas tertentu jadi setidaknya satu masalah sudah ada solusinya. Tapi untuk yang mulai dari nol persiapan sekolah ke luar negeri bisa dilakukan satu tahun sebelum keberangkatan, misalnya ketika anak duduk di kelas 2 SMA. Tidak hanya mencari universitas dan program studi yang tepat, membuat paspor dan visa pun juga membutuhkan waktu. Untuk urusan akomodasi, 2U Experience bisa membantu melalui homestayprogram di mana anak bisa mendapatkan bayangan akomodasi yang lebih baik ketika tiba saatnya kuliah di luar negeri nanti.

 

Cara mengurus dokumen dan aplikasi pendaftaran perguruan tinggi

Mengurus dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk berangkat sekolah ke luar negeri tidaklah mudah. Selain paspor dan visa (jika dibutuhkan), Anda juga harus mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk kepentingan sekolahnya. Seperti misalnya dokumen yang menyatakan anak diterima di perguruan tinggi tersebut, dokumen tes profisiensi bahasa, bisa juga dokumen keterangan vaksin bagi negara yang mewajibkannya, dan dokumen-dokumen lainnya. Program visit campus abroad bersama dengan 2U Experience akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dokumen penting apa saja yang dibutuhkan anak agar masa studinya lancar tanpa harus ada hambatan soal legalitas.

 

Biaya hidup yang diperlukan selama di luar negeri

Persiapan selanjutnya adalah biaya hidup anak selama kuliah di luar negeri. Besarnya biaya hidup selama masa studi tergantung dari biaya hidup di negara tersebut, biaya pendidikan  dan biaya pendukungnya seperti misalnya uang buku, uang praktikum, dan sebagainya. Sewa tempat tinggal, uang makan, dan uang saku untuk kebutuhan hidup lainnya juga harus dipersiapkan dengan baik. Perilaku anak dalam mengelola uang yang dimiliki juga sangat penting apalagi jika uang saku yang ia miliki tidak terlalu besar. Anda juga bisa menyarankan anak untuk mencari pekerjaan paruh waktu yang bisa dikerjakan tanpa mengganggu studinya plus sebagai penambah pengalaman.

 

Pertimbangkan punya asuransi

Ketika ia berada di luar negeri kemudian jatuh sakit sayangnya Anda tidak bisa langsung datang dan merawatnya seperti ketika ia sakit di rumah. Oleh karena itu meski tidak wajib, asuransi sangat penting untuk memberikan jaminan dan perlindungan finansial jika anak mengalami resiko ketika berada di luar negeri misalnya kecelakaan atau sakit sehingga harus berobat atau dirawat inap. Setidaknya dengan adanya asuransi anak biaya tanggungannya tidak membebani uang saku atau uang jatah beasiswanya. Pelajari lebih lanjut mengenai apa saja yang mesti dipersiapkan sebelum anak berangkat ke luar negeri bersama dengan program study tour ke luar negeri bersama 2U Experience. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *